Siomay
Suara kethongan kecil terdengar nyaring di sore itu,
ketika hujan sudah mulai reda. Seorang pedagang siomay mengayuh pelan sepada
menjajakan dagangannya.
Si kecil berteriak " Beli Mas", dan si
pedagang pun berhenti tepat di depan rumah. "Beli 5.000 " ucap si
kecil. Dan dengan cekatan si pedagang mengiris-iris dagangan sesuai pesanan.
Sepiring siomay yang menggiurkan dengan baluran bumbu
kacang, kecap dan soas pun siap untuk disantap. Si kecil segera menyantapnya
dengan lahap dan tak tersisa.
Agus
Purwadi
SMP
N 4 Ponjong
Bayi
Fase kehidupan manusia dimulai dari kelahiran, remaja,
dewasa dan tua. Tetapi memang tidak semua manusia mengalami fase tersebut.
Kelahiran merupakan fase yang sangat ditunggu dan didambakan oleh setiap
pasangan atau keluarga yang kehadirannya disambut dengan suka cita.
Wajah mungil, halus dan belum berdosa itu terlihat
imut dan menggemaskan bagi siapa saja yang memandangnya. Pipinya yang gembul
merah merona dan sedikit senyuman manis dibibirnya menambah indah dan sempurna
hasil Maha Karya yang luar biasa.
Meskipun terkadang keindahan dan kesempurnaan si
mungil itu disia-siakan dengan perilaku yang tidak bertanggungjawab dan tidak
bermoral dari makhluk yang tetap menyebut dirinya manusia
Agus
Purwadi
SMP
N 4 Ponjong
Kucing Rumah
Semakin hari informasi tentang pemaparan covid-19
semakian meningkat, bahkan kabar terakhir negara super power USA pun tak
luput dari terpaan wabah ini.
Salah satu
upaya untuk mengurangi pemaparannya adalah dengan stay at home atau tinggal di
rumah. Sebenarnya kita bisa belajar dari perilaku kucing rumah yang tetap setia
untuk tinggal di rumah. Bahkan malam hari pun tidak akan keluyuran kemana-mana.
Ia akan ke luar rumah hanya untuk kepentingan yang sangat urgen. Meskipun
rutinitas ini tidak sesederhana dan semudah yang kita bayangkan.
Semoga dengan kita tetap tinggal di rumah agar dapat
membantu memutus penularan virus itu dan kita semua dapat kembali melakukan
aktivitas dengan tenang tanpa dihantui rasa was-was terkena dampaknya.
Agus
Purwadi
SMP
N 4 Ponjong
Pentigraf
Sore itu langit mulai gelap, pertanda hujan akan
segera tiba. Bergegas ku giring kambing-kambingku untuk kembali ke kandang.
Salah satu dari mereka ternyata ada yang tertinggal,
hingga membuat induknya kebingungan dan kembali berlari ke tanah lapang. Aku
pun ikut berlari mengejarnya. Sementara langit semakin gelap dan kilat pun
mulai menyamba diiri suara guntur yang menggelegar. Angin berhembus cukup
kencang disertai rintikan hujan.
Si induk akhirnya menemukan kembali anaknya, segera ku
giring keduanya kembali ke rumah dengan berlarian. Aku dan piaraanku harus
berpacu dengan hujan yang sudah mulai deras mengguyur bumi. Akhirnya aku dan
kambingku sampai di rumah dengan selamat meskipun sedikit basah kehujanan.
Agus
Purwadi
SMP
4 Ponjong
Ketoprak Proliman
Proliman merupakan kawasan simpang Lima di kecamatan
ku. Tempat ini menjadi favorit bukan hanya masyarakat sekitar tetapi juga dari
wilayah lain terutama di hari sabtu dan minggu.
Proliman menjadi pusat jajanan tradisional dan modern
seperti puli tempe, pecel, gorengan, bakmi, roti bakar, ketoprak dan yang lain.
Yang biasanya dijajakan mulai pukul 5 sore sampai pukul 9 malam.
Sore itu, aku bersama keluarga jalan kaki bermaksud
membeli jajanan dan si kecil pengen dibelikan ketoprak. Saat kami sedang pesan
ketoprak, tiba-tiba ada suara teriakan keras "Awas" dan dibarengi
dengan suara derit rem yang diinjak mendadak. Kamipun sangat kaget dibuatnya.
Ada apa gerangan, ternyata ada seekor kucing hitam yang melintas saat sepeda
motor itu lewat.
Agus
Purwadi
SMP
4 Ponjong, GK
Tolong bantu kasih komentar
ReplyDeletegood jobs
ReplyDelete